Hal tersebut tidak mengherankan karena lokasinya tidak jauh dari area pemakaman dan kondisinya sangat sepi, baik siang hari atau malam hari.
Baca Juga: Inilah Olahraga yang Dilakukan Wulan Guritno Untuk Punya Tubuh Ideal: Hot Room Pilates
Pada tahun 2019 akhirnya warga sekitar mulai peduli dengan tempat ini dan membangunnya secara perlahan. Salah satunya dengan membuat jembatan bambu yang terletak di depan batu tersebut.
Menariknya lagi disini, ada kolam yang cukup luas. Sebelum dibangun kembali kondisinya kering dana banyak daun liar. Kemudian, para wara membersihkan dan sekarang sudah bisa digunakan untuk objek wisata.
Bila ingin melihat batu besar yang ada di tengah, para pengunjung harus menaiki rakit bambu terlebih dulu.
Memang jaraknya dari daratan cukup jauh, sehingga perlu bantuan rakit agar bisa menyeberang ke sana, kecuali saat musim kemarau bisa sambil jalan.
Harus diakui lokasinya begitu teduh dan asri, paling cocok kalau kemari saat pagi atau sore hari agar tidak terlalu panas. Di sekitar objek wisata Gumuk Pecah juga sudah tersedia berbagai warung untuk menyantap menu-menu khas yang enak dan nikmat.***
Artikel Terkait
Tak Kalah Indah! Ini 5 Rekomendasi Wisata Berbasis Sustainable Tourism di Indonesia
Kota Lama Surabaya Hadirkan Kendaraan Ala Tahun 80 an, Gak Sampai 50 ribu, Bisa Keliling Sepuasnya
Mau Cari Tempat Healing Gratis di Surabaya? Cukup Datangi Tempat Ini, Bisa Buat Piknik Bersama Lho
Ingin Naik Jeep Wisata Kota Lama Surabaya Tapi Bingung Cara Memesannya? Mudah Saja, Simak Berikut Ini